Eksotisme PULAU MOYO>>Tulisan ini merupakan salah satu tulisan yang pernah saya publish di fanpage travel writer gathering (twgathering) beberapa waktu lalu. Acara World Travel Writers Gathering sebagai salah satu satu sarana mempromosikan destinasi pariwisata di NTB kepada dunia. Acara yang diadakan pada tanggal 12-16 November 2014 ini dihadiri oleh lima orang bloger dunia dan satu orang bloger nasional . Mereka adalah: Rayyan Haries (Malaysia), Jong Ying Ji (Singapura), Tui Anderson (Australia), Amber (USA), Eric Hoffman (USA), dan Alfian Widiantono (Indonesia) . Salah satu rangkaian penting dari acara tersebut adalah mengunjungi destinasi pariwisata andalan NTB yaitu PULAU MOYO.

PULAU MOYO

Eksotime Pulau Moyo

Para bloger dunia memulai perjalanan ke Pulau Moyo dari pelabuhan pantai Goa. Pelabuhan ini sangat indah karena dihiasi pemandangan pantai berkarang. Terdapat sebuah goa di dekat pelabuhan yang membuat pelabuhan ini menjadi begitu menarik dan berbeda dengan pelabuhan lainnya. Dari pelabuhan ini, dibutuhkan waktu tiga jam untuk sampai ke pulau Moyo yang begitu terkenal dengan keindahannya. Waktu tiga jam terasa tidak lama karena sepanjang perjalanan kami ditemani pemandangan laut yang menakjubkan. Kami terpesona menikmati sekawanan ikan lumba-lumba yang sesekali muncul ke permukaan menemani perjalanan kami. Dan rasa takjub itu semakin bertambah ketika dari jauh kami melihat sebuah bukit kecil di tengah laut. Takat Sagele begitulah penduduk setempat menamakannya. Sebuah bukit yang terbentuk dari gundukan terumbu karang, koral mati, dan pasir. Takat sagele terletak di sebelah barat daya Desa Labuhan Haji dan masuk dalam kawasan wisata Pulau Moyo. Tempat ini merupakan tempat yang sangat bagus untuk snorkeling dan diving.

Snorkling Diving Pulau Moyo

Takat sagele terletak di sebelah barat daya Desa Labuhan Haji merupakan tempat yang sangat bagus untuk snorkeling dan diving.

Keindahan alam bawah laut di sekitar Takat Sagele membuat para bloger begitu takjub. Tui Anderson mengatakan “ this place so amazing because it first time I see fly fish when I snorkeling. I never see the species of this fish in different place. It’s beautiful and owesome”. Ada banyak spesies ikan yang pertama kalinya mereka lihat di tempat ini. Pemandangan bawah laut di tempat ini masih sangat terjaga. Dengan air yang sangat jernih tanpa ada polusi sedikitpun, terumbu karang dan koral yang sangat indah dengan warna warni yang mempesona. Inilah spot snorkeling yang bisa dijadikan salah satu tempat pavorit di NTB selain di Gili Trawangan.

moyo-siland

Pulau Moyo tidak hanya menyajikan keindahan bawah laut, tetapi ada begitu banyak spot menarik yang bisa dinikmati. Pulau Moyo memiliki beberapa air terjun yang sangat terkenal tidak hanya secara nasional tetapi juga terkenal di dunia seperti air terjun mata jitu dan diwu mba,i. Setelah kapal yang kami tumpangi berlabuh di pelabuhan desa Labuhan Haji, kami menikmati sejenak kehidupan masyarakat setempat. Perjalanan para bloger dunia berlanjut ke air terjun Diwu mba,i. Diwu berarti kolam dan mba,I berarti buaya. Akan tetapi, kami tidak perlu khawatir karena di tempat ini sebenarnya tidak ada buaya. Air terjun ini berada di tengah hutan dengan jarak kurang lebih 2 km dari desa Labuhan Haji. Kami menikmati track menuju lokasi air terjun karena sepanjang perjalanan para bloger bisa mengabadikan gambar kehidupan asli masyarakat pulau Moyo. Para bloger bisa melihat bagaimana persawahan di Pulau Moyo dengan system gogor ancah dengan mengandalkan pengairan hanya dari air hujan. Atau mereka bahagia menikmati sekawanan kambing dan sapi yang digembalakan bebas di sekitar pulau.

air-terjun-pulu-moyo

diwu-mbai-pulau-moyo

Air terjun Diwu Mba,I bagaikan oase di tengah panasnya PULAU MOYO di siang hari. Air terjun ini begitu jernih dan dingin. Sebenarnya air terjun ini tidak tinggi, akan tetapi memiliki keunikan karena membentuk kolam renang alami dengan kedalaman 4 meter. Menimkati keunikan diwu mba,I bisa dilakukan dengan melompat sambil berpegangan pada sebuah tali yang diikat pada pohon besar di atas kolam. Hanya Yong Jing Yi yang berani melakukannya karena selain harus memiliki kemampuan berenang bagus, harus di imbangi keberanian untuk melompat dari ketinggian. “ I cant find place like this in Singapore” kata Yong Jing Yi mengungkapkan kebahagiaannya setelah puas berenang di kolam alami tersebut.
Setelas puas menikmati dinginnya air terjun, rombongan bloger melanjutkan perjalanan ke Amanwana resort. Kapal boat yang kami tumpangi meninggalkan Labuhan Haji menuju pelabuhan khusus milik Amanwana resort. Sepanjang perjalanan, para bloger dunia begitu takjub dengan hamparan pasir putih sepanjang garis pantai Pulau Moyo. Sesekali pasir putih diselingi batu karang dengan konstruksi alami yang begitu mempesona. Dengan air laut yang sangat bening, kami menikmati kawanan ikan yang berenang. Inilah aquarium alami dunia.

lady-diana-pulau-moyo

Amanwana resort adalah tempat yang pernah menjadi pilihan Lady Diana dan banyak tokoh popular dunia untuk berlibur

Para bloger begitu terpesona melihat sebuah kawasan privat di Pulau yang luar biasa memukau. Kawasan ini memiliki keindahan yang lengkap. Pantai dengan pasir putih, hutan alami dengan satwa yang beraneka ragam, spot diving dan snorkeling seperti aquarium alami. Tempat ini nyaris sempurna untuk dijadikan tempat kontemplasi karena tidak ada satupun yang bisa memasuki kawasan ini tanpa seijin pengelola resort. Menikmati kawasan Amanwana resort adalah pengalaman yang sangat berkesan bagi para bloger. Pulau Moyo membuat waktu terasa berputar lebih cepat. Kami harus kembali ke Pulau Sumbawa ketika sore tiba. Sambil menikmati sunset kami menikmati laut lepas ditemani kawanan lumba-lumba yang sesekali muncul ke permukaan. “One day, I will back”, itulah yang mereka katakan. Semua ingin kembali lagi ke Pulau yang begitu eksotis, Pulau Moyo.

Pin It on Pinterest

Shares
Share This