“Bebatuan ini terhampar berhektar-hektar. Inilah peninggalan dari letusan Gunung Samalas di tahun 1257.” Kalimat dari Pak Indrawan selaku guide yang menemani kami  membuatku tertarik.

Sejenak aku berdiri terpaku di atas bebatuan hitam sambil menatap pepohonan yang tumbuh kerdil.

Aku memperhatikan bebatuan yang aku pijak dan kembali mengingat cerita  letusan Gunung Samalas yang dikisahkan dalam babad Lombok.

Tentang letusan sangat dahsyat yang dikemudian hari terbukti bukan hanya sekedar cerita rakyat belaka. Letusan Gunung Samalas yang menyebabkan terbentuknya Danau Segara Anak.

Dari Danau Segara Anak terbentuklah aliran sungai yang mengikis bebatuan membentuk beberapa air terjun cantik. Akhir-akhir ini di Lombok populer Air Terjun Mangku Sakti, Mangku Kodek, Kuda Sembrani, Umar Maya.

Pada tulisan sebelumnya team Sasambotour pernah menceritakan kisah perjalanan ke Air Terjun Mangku Sakti, dalam tulisan kali ini kami akan menceritakan eksotisme Air Terjun Mangku Kodeq.


“Kodeq” dalam bahasa Sasak Lombok berarti kecil. Air Terjun Mangku Kodeq memang bukanlah air terjun dengan debit air yang besar selayaknya air terjun di Lombok pada umumnya.

air terjun mangku kodek

Jangan bayangkan aliran air terjun ini sebesar Tiu Kelep atau setinggi Tiu Sekeper. Tinggi air terjun Mangku Kodek tidak lebih dari tiga meter saja. Akan tetapi, keindahan yang bisa anda nikmati sangat berbeda dan sangat unik.

Air Terjun Mangku Kodeq terletak di antara tebing bebatuan yang sangat eksotis. Lokasi air terjun ini tersembunyi sehingga anda harus masuk ke dalam sungai untuk dapat menikmati keindahannya.

Berjalan sekitar 100 meter menyusuri sungai yang di apit bebatuan membuat anda seolah berada di negeri dongeng. Menakjubkan!

air terjun mangku kodek

Warna Air Terjun Mangku Kodeq tergantung dari aktifitas Gunung Rinjani. Kadang berwarna toska yang artinya air tersebut banyak mengandung belerang, kadang air tersebut jernih dengan warna agak kehijauan.

Akan tetapi, jika musim hujan airnya akan cokelat karena bercampur lumpur akibat erosi. Beruntung saat kami berkunjung, air terjun sedang jernih.

Perlu diketahui bahwa aliran Air Terjun Mangku Kodek membentuk pusaran air yang sangat kuat. Jika anda berenang dan berusaha melawan arus putaran air, maka anda akan tenggelam.

Akan tetapi, jika anda mengikuti arusnya maka anda akan  menuju aliran sungai.

air terjun mangku kodek

Jadi jangan meremehkan kecilnya debit air terjun tersebut karena kekuatan pusaran airnya pernah menelan korban jiwa di tahun 2016. Ingat, safety first!

Bagaimana menuju Air Terjun Mangku Kodek?

Dari Kota Mataram anda harus menempuh perjalanan sekitar 106 kilometer untuk sampai di pintu masuk menuju air terjun yang terletak di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur.

Dari pos pembelian karcis, anda harus melewati jalan tanah sekitar empat kilometer.

Jalan tanah ini sangat buruk sehingga hanya bisa dilewati dengan sepeda motor. Anda tidak perlu khawatir karena masyarakat sekitar menyediakan jasa ojek.

Dari tempat parkir, anda harus tracking melewati jalan setapak sekitar 20 menit untuk sampai di Air Terjun Mangku Kodeq.

Tips Liburan ke Air Terjun Mangku Kodek

 

  • Jangan berkunjung saat musim hujan karena jalan akan becek dan tidak bisa dilewati. Saat hujan anda juga tidak bisa melewati sungai karena akan sangat berbahaya jika tiba-tiba terjadi longsor.
  • Siapkan air minum dan makanan ringan jika berkunjung di luar high season liburan karena tidak ada yang berjualan.
  • Gunakan guide lokal agar perjalanan lebih aman.
  • Jangan sembarangan meletakkan pakaian jika mandi di air terjun karena ada pohon “bebie” yang dirinya menempel di bebatuan yang bisa menyebabkan gatal-gatal.
  • Jangan paksakan memakai motor sendiri jika tidak jago melewati jalan buruk, lebih baik menggunakan jasa ojek karena banyak kejadian pengunjung yang motornya mogok.

Related Post

Pin It on Pinterest

Shares
Share This